Rigid Beton BKKD 2025 di Desa Kliteh Kecamatan Malo, Puluhan Titik sudah Retak, Pihak Berwenang Diharap Tegas

BOJONEGORO – Rekonstruksi jalan rigid beton di Desa Kliteh, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun 2025 menuai sorotan publik. Pasalnya, jalan yang baru dikerjakan seumur jagung tersebut kini sudah tampak mengalami keretakan di puluhan titik badan jalan, Sabtu (11/7/2026).

Kondisi tersebut memunculkan kekecewaan dan tanda tanya besar di kalangan masyarakat. Publik menilai kualitas pekerjaan diduga perlu dipertanyakan dan butuh dievaluasi ulang secara detail, mengingat usia bangunan yang masih tergolong baru namun sudah menunjukkan tanda tanda keretakan yang mencurigakan.

“Sangat disayangkan, belum lama selesai tapi sudah retak. Kami khawatir kalau dibiarkan oleh pihak berwenang, maka akan semakin banyak lagi bangunan pemerintah yang menggunakan uang dari pajak rakyat, yang dikerjakan dengan asal asalan,” ujar salah seorang aktivis di Bojonegoro, Minggu (12/7/2026).

Ketika awak media ke lokasi proyek, memang bangunan sudah tampak selesai 100%, namun yang jadi tanda tanya adalah bangunan yang ditemukan retak retak puluhan titik seperti itu apakah sudah lolos dari monev pihak dinas dinas terkait?.

Kepala Desa Kliteh telah dikonfirmasi awak media melalui akun whatsapp-nya, namun hingga berita ini diterbitkan dirinya tetap tidak ada jawaban.

Publik berharap pemerintah desa tidak main-main dalam penggunaan dana BKKD yang sejatinya diperuntukkan bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa. Publik juga mengingatkan agar kejadian serupa seperti kasus BKKD tahun 2021 di beberapa desa di Kecamatan Padangan tidak kembali terulang.

(Tim)

Baca Juga :  Proyek Drainase U-Ditch Rp1,7 Miliar di Desa Trucuk Diduga Amburadul, Kontraktor Dinilai Arogan dan Seakan Menantang Oknum Wartawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *