MANOKWARI | memokita.com – Direktur LP3BH Papua Barat, sekaligus advokat senior, Yan Christian Warinussy, mendesak Alfred Papare agar segera mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Manokwari.
Menurut Warinussy, praktik tambang ilegal diduga melibatkan sejumlah pemodal yang selama ini belum tersentuh proses hukum. Ia juga meminta aparat penegak hukum mengusut dugaan adanya oknum yang memberikan perlindungan terhadap aktivitas PETI.
Dalam keterangannya, Warinussy menyebut sedikitnya 15 nama yang disebut sebagai pemodal maupun pemilik alat berat dan meminta agar mereka menjadi perhatian serius aparat penegak hukum untuk dilakukan penyelidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Selain penindakan terhadap pelaku PETI, Warinussy juga meminta Kapolda Papua Barat memberikan klarifikasi resmi kepada publik terkait berbagai isu yang berkembang mengenai penanganan tambang ilegal. Menurutnya, keterbukaan informasi penting untuk menjaga keseimbangan pemberitaan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Polda Papua Barat terkait desakan maupun pernyataan yang disampaikan Warinussy.












