Bojonegoro – Jalan poros penghubung Desa Bulu dengan Desa Bareng serta Panunggalan Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, berubah menjadi mimpi buruk bagi warga yang melintas. Bukan lagi sekedar rusak, tapi mengerikan, Lubang-lubang menganga bagai mulut raksasa siap menelan korban. Aspal mengelupas, menyisakan ranjau-ranjau tajam yang mengancam keselamatan bagi pengendara. Jum’at, 2/1/2026.
Warga, terutama pengendara motor, hidup dalam ketakutan. Anak sekolah Setiap hari mereka menaruhkan nyawa, menghindari lubang maut yang semakin dalam dan lebar. Malam hari menjadi neraka, karena minimnya penerangan membuat ranjau jalanan tersebut semakin tak terlihat.
“Ini bukan jalan, tapi kubangan neraka, Kami takut setiap kali lewat sini, lubang lubang yang sangat dalam siap menelan” ungkap sulaiman pada media ini saat motornya terjebak dalam lubangan dengan nada geram.
Warga menuntut Pemerintah Daerah untuk segera bertindak. Jangan biarkan lubang maut itu terus mengintai dan merenggut nyawa. Perbaikan jalan bukan lagi pilihan, tapi kewajiban, Jika Pemerintah terus abai dan tidak tanggap, hal ini bisa jadi momok ketidak kepercayaan terhadap Pemerintah Daerah. ( Red )












