LPG 3 Kg Langka dan Harga Melambung Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026

Bojonegoro – Kelangkaan gas LPG 3 kg kembali melanda beberapa daerah di Indonesia, termasuk wilayah Kabupaten Bojonegoro, menjelang Hari Raya Idul Fitri. Warga kesulitan mendapatkan gas subsidi ini, bahkan harus muter muter berkeliling antar pengecer dari desa satu ke desa lain hingga berjam-jam guna mendapatkannya.

Harga gas LPG 3 kg juga melambung tinggi, melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Hal ini memicu keresahan masyarakat, terutama ibu rumah tangga yang bergantung pada gas LPG 3 kg untuk kebutuhan sehari-hari.

Anggota MPR RI, Al Hidayat Samsu, ketika tahun 2025 yang lalu telah meminta pemerintah untuk mengevaluasi kebijakan distribusi gas LPG 3 kg dan menjamin ketersediaan gas bersubsidi di seluruh daerah. Ia juga meminta pemerintah untuk menghentikan kebijakan yang tergesa-gesa tanpa kesiapan infrastruktur dan sosialisasi yang matang.

Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi krisis ini dan memastikan ketersediaan gas LPG 3 kg dengan harga yang terjangkau.

Sebagaimana dikeluhkan sejumlah warga wilayah Kecamatan Padangan dan sekitarnya, khususnya di Dusun Gesangan, Desa Kebonagung, Kecamatan Padangan, Bojonegoro, mereka merasa sulit mendapatkan isi ulang tabung gas LPG ukuran 3 kg.

“Untuk mendapatkan isi ulang tabung gas LPG 3 kg kami harus muter muter berkeliling dari satu toko pengecer ke pengecer lain, namun hasilnya tetap zonk,” keluh salah seorang warga di Desa Kebonagung yang enggan dipublikasi namanya.

Begitupun salah seorang pedagang pengecer berinisial NR di wilayah Kecamatan Padangan menuturkan bahwa sebenarnya untuk stok jumlah isi ulang tabung LPG 3 kg di wilayah Kecamatan Padangan dan sekitarnya itu tetap seperti biasanya, namun hal tersebut terjadi karena tingkat kebutuhan penggunaan isi ulang tabung gas LPG 3 kg itu yang meningkat sangat drastis.

Baca Juga :  Jelang Nataru, PLN Pastikan Pelanggan Listrik 2.200 VA ke Bawah akan Menikmati Diskon 50 Persen Tanpa Ribet

“Kan menjelang hari raya itu sejumlah warga mulai disibukkan dengan masak masak beraneka ragam makanan untuk keperluan menyambut datangnya hari raya, sehingga jumlah kebutuhan penggunaan isi ulang gas LPG nya juga sangat meningkat begitu drastis, namun stok jumlah isi ulang tabung gas LPG yang didistribusikan itu tetap seperti hari hari biasa,” ungkapnya, pada Senin (16/3/2026).

“Semoga pihak pihak yang berwenang bisa menindak lanjuti dengan menambah stok jumlah isi ulang tabung gas LPG yang didistribusikan, sehingga tidak terjadi kelangkaan dan lonjakan harga yang melebihi HET,” harapnya.

Terpisah, awak media juga telah mengonfirmasi hal tersebut kepada Camat Padangan, dirinya menyampaikan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan sejak 3 hari yang lalu.

“Terkait kelangkaan elpiji, sudah dikoordinasikan dengan Dinas Perdagangan sejak 3 hari yang lalu,” jawabnya.

Camat Padangan juga menyampaikan keterangan dari Dinas Perdagangan, bahwa pihak dinas setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak. Minggu ini SPBE segera melakukan pengisian. Terlebih lagi LO agen yang terpending dan segera para agen menyalurkan ke pangkalan. “Gas nya baru perjalanan dari depo Surabaya siang ini. Armada masuk mulai jam 2,” jawabnya meneruskan pesan dari pihak Dinas Perdagangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

豐富的資訊:師傅會定期在youtube頻道[ 玄機 分享 ]分享各種知識和經驗,讓您瞭解更多有趣的內容。.