BITUNG — Semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 turut mewarnai kawasan Pasar Cita, Kota Bitung. Yusri Daud alias Duko, yang dikenal sebagai pengusaha muda, menggelar pertandingan domino di Warkop Bitung sebagai bagian dari kegiatan menyambut momentum kemerdekaan.
Kegiatan tersebut mendapat perhatian dari komunitas warkop dan masyarakat yang berada di sekitar Pasar Cita.
Pertandingan domino berlangsung dalam suasana penuh keakraban, sekaligus menjadi ruang berkumpul dan mempererat hubungan sosial antarmasyarakat.
Yusri Daud alias Duko memilih kegiatan sederhana namun dekat dengan kehidupan masyarakat.
Di tengah kesibukannya sebagai pengusaha muda, ia menunjukkan perhatian terhadap kegiatan komunitas melalui penyelenggaraan pertandingan domino tersebut.
Jika ditelisik lebih jauh, kegiatan semacam ini tidak hanya berbicara mengenai pertandingan dan siapa yang menjadi pemenang. Warkop selama ini menjadi salah satu ruang sosial masyarakat Kota Bitung—tempat berdiskusi, membangun relasi, sekaligus mempertemukan berbagai kalangan.
Momentum HUT Kemerdekaan RI ke-81 pun dimanfaatkan untuk memperkuat kebersamaan tersebut.
Pertandingan domino menjadi sarana hiburan sekaligus wadah silaturahmi bagi masyarakat dan komunitas yang hadir.
Langkah Yusri Daud alias Duko menggelar kegiatan di Warkop Pasar Cita menunjukkan bahwa kontribusi terhadap suasana kemerdekaan dapat dilakukan melalui berbagai cara. Tidak harus dengan kegiatan besar, tetapi juga melalui kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Di balik riuhnya pertandingan domino, ada pesan yang lebih besar: kemerdekaan juga tentang kebersamaan, persaudaraan, dan bagaimana ruang-ruang masyarakat tetap hidup serta menjadi tempat bertemunya berbagai kalangan.
( Umg-cartuby )
Yusri Daud alias Duko sebagai pengusaha muda yang sukses.












