viral  

GTI: Kritik Tetap Berjalan, Tetapi Harus Berbasis Data dan Fakta

LSM GTI menegaskan bahwa sinergitas dengan aparat penegak hukum tidak berarti menghilangkan fungsi kontrol sosial.

Sebaliknya, GTI menilai komunikasi yang terbuka justru dapat menjadi ruang untuk menyampaikan berbagai aspirasi, kritik maupun temuan masyarakat secara lebih terukur dan bertanggung jawab.

GTI juga menegaskan akan terus mendorong agar setiap persoalan yang menjadi perhatian publik dapat dikawal melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan hukum.

Sinergitas bukan berarti kritik berhenti. Kontrol sosial tetap berjalan. Namun, kontrol harus dilakukan secara objektif, berimbang dan berdasarkan fakta. Kalau ada informasi yang belum jelas, tentu harus diverifikasi terlebih dahulu,” kata Fikri.

Menurutnya, masyarakat membutuhkan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, LSM, media maupun pengguna media sosial memiliki tanggung jawab bersama untuk tidak ikut memperbesar informasi yang belum teruji kebenarannya.

Silaturahmi tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara LSM GTI dan jajaran Polres Bitung, sekaligus membangun pola komunikasi yang lebih terbuka antara masyarakat, organisasi kemasyarakatan dan aparat penegak hukum.

GTI memastikan akan tetap berada pada posisi sebagai bagian dari masyarakat yang menjalankan fungsi kontrol sosial, dengan prinsip kritis, objektif, berbasis data, berimbang dan bertanggung jawab.

( UMG cartuby )

Baca Juga :  Polres Lahat Lakukan Kegiatan Serbuan Vaksin di Pasar Lematang.
Red bug verlag. 2 menit dibaca.