TANGGAPAN KADIS DIKBUD LAHAT MENGENAI PERINGATAN HARDINAS

MK, Lahat –  Sumsel : 03 Mei 2026
Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati seluruh Masyarakat Indonesia terutama Instansi terkait dengan Dunia Pendidikan Momentum ini diperingati setiap tanggal 2 Mei  sejak ditetapkan oleh pemerintah Indonesia melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 316 Tahun 1959

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat H. Niel Aldrin. SE. MAP mengutarakan mengenai Hari Peringatan Pendidikan Nasional merupakan Hari Lahir Tokoh Pendidikan: pada Tanggal 2 Mei dipilih karena bertepatan dengan hari lahir Ki Hadjar Dewantara, Bapak Pendidikan Nasional yang lahir pada 2 Mei 1889.

 

 

Tujuan kita memperingati untuk menghormati jasa Ki Hadjar Dewantara dalam memajukan pendidikan di Indonesia dan merefleksikan kembali cita-cita luhur pendidikan nasional selain itu kita memperingati  untuk menghormati jasa Ki Hadjar Dewantara dalam memajukan pendidikan di Indonesia dan merefleksikan kembali cita-cita luhur pendidikan nasional

Hardiknas juga menjadi momen untuk mengingatkan kembali perjuangan pendidikan serta memperkuat pendidikan karakter dan literasi, seperti  peringatan Hardiknas tahun 2026

Hardiknas juga menjadi momen untuk mengingatkan kembali perjuangan pendidikan serta memperkuat pendidikan karakter dan literasi, seperti yang disorot pada peringatan tahun 2026

Sementara Ketua Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online Kabupaten Lahat Daud mengenai Hardiknas mengatakan Selain sebagai penyampai informasi, pers dinilai memiliki tanggung jawab besar sebagai agen edukasi publik yang turut mencerdaskan kehidupan bangsa.,gagasan Ki Hadjar Dewantara yang menempatkan pendidikan sebagai proses “menuntun” manusia menuju kemerdekaan berpikir dinilai

Melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan mendalam, media mampu memperluas akses pengetahuan serta mendorong lahirnya sistem pendidikan yang lebih adil dan berkualitas.

Namun, di tengah derasnya arus informasi digital, pers juga dituntut untuk terus berbenah. Profesionalisme menjadi kunci utama , insan pers diharapkan mampu menghasilkan karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga edukatif.
“Selain itu, pers juga memiliki peran penting dalam mengawal kebijakan pendidikan melalui fungsi kontrol sosial.”

Media dapat mengangkat berbagai persoalan, mulai dari ketimpangan akses pendidikan, kualitas tenaga pengajar, hingga transparansi anggaran pendidikan, insan pers untuk terus meningkatkan kualitas diri sekaligus berkontribusi nyata dalam dunia pendidikan.
  • Penulis. [FR]

Baca Juga :  Puskesmas Kecamatan Wonosari Malang Gelar Pelatihan Tracer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warum ein hund manchmal einen raum meidet. Her er noen gode tips for å skrive en spansk cv.