Desa, viral  

Misteri Lepasnya Anak Kades Sidomukti dari Jeratan Hukum Judol, Kades Thohir Bungkam Saat Dikonfirmasi.

BOJONEGORO – MEMOKITA.COM // Dugaan keterlibatan keluarga pejabat desa dalam praktik judi online (judol) di Kecamatan Kepohbaru kembali memantik kontroversi. Anak Kepala Desa (Kades) Sidomukti berinisial F (seorang dokter gigi) dikabarkan sempat dua kali tertangkap polisi terkait kasus judol pada tahun lalu, namun hingga kini status hukumnya masih menjadi tanda tanya besar bagi warga.

 

Informasi yang dihimpun dari masyarakat setempat mengungkapkan bahwa kasus yang menjerat anak Kades ini diduga sengaja ditutup-rapat guna menjaga citra keluarga besar perangkat desa.

 

Info yang kami terima, anaknya Kades yang namanya F (inisial) itu kena urusan kasus judol. Bahkan informasinya sudah sampai dua kali tertangkap. Saat itu peristiwanya sangat dirahasiakan oleh Pak Kades,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya dilindungi pada 18/04/2026.

 

Warga juga membandingkan penegakan hukum yang dianggap timpang.

Kalau kasus judi online yang melibatkan Kasun (Kepala Dusun) itu mungkin angkanya kecil, Mas. Tapi yang jadi sorotan warga adalah bagaimana bisa anak kepala desa lepas dua kali dari jeratan hukum?” tambahnya dengan nada skeptis.

 

Upaya pencarian fakta yang dilakukan awak media untuk mengonfirmasi kebenaran informasi tersebut menemui jalan buntu. Saat Kepala Desa Sidomukti, Ah Thohir S.kep dihubungi melalui sambungan telepon dan pesan singkat pada Minggu (03/05/2026), ia tidak memberikan jawaban terkait substansi kasus anaknya.

 

Alih-alih memberikan klarifikasi atau hak jawab sebagaimana mestinya, Kades Thohir justru melakukan tindakan janggal dengan mengirimkan nomor telepon oknum media online lain kepada wartawan yang mengonfirmasinya. Tindakan ini memicu dugaan adanya upaya pengalihan isu atau penggunaan “tameng” sesama media untuk meredam pemberitaan.

Baca Juga :  Ini Persiapan Bupati Nias Barat Terkait Festival Pesona Aekhula

 

Pertanyaan publik mengenai “kekebalan hukum” yang dimiliki anak pejabat desa ini terus bergulir. Pasalnya, judi online merupakan atensi nasional yang ditekankan oleh Kapolri untuk ditindak tegas tanpa pandang bulu.

 

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih terus berupaya menghubungi pihak Polres Bojonegoro guna menelusuri riwayat penangkapan tersebut dan mencari tahu alasan di balik lepasnya terduga dari proses hukum yang berlaku. (Guh/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dürfen hunde pekannüsse essen. Faq – hva gjør jobb i spania for deg som skal jobbe som salgsagent for oss ?.