viral  

Ruang Dialog Warga Dengan Bupati,Diacara Bupati Medhayoh diDesa Sudah 

“Tilik Dhulur Nyambung Rosa”

Bojonegoro – Diwarnai guyuran hujan yang jatuh di Desa Sudah, Kecamatan Malo, pada hari kamis (30/4) pukul 13.30 WIB, Namun suasana itu tidak menyurutkan semangat warga masyarakat Desa Sudah untuk tetap hadir dalam kegiatan Bupati Medhayoh.

Warga sangat semangat untuk selalu mengikuti jalannya prosesi acara yang telah dipersiapkan, kali ini acara menghadirkan narasumber dari Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial.

“Tilik Dhulur Nyambung Roso ” Bupati Medhayoh ini sebagai upaya pemerintah daerah untuk menyampaikan program prioritas secara langsung pada masyarakat.

Acara digelar di salah satu rumah warga Desa Sudah Kecamatan Malo ini telah dihadiri Bupati Bojonegoro Setyo Wahono beserta istri, Cantika Wahono. Juga hadir pula Wakil Bupati Nurul Azizah, Asisten Administrasi dan Umum, dan juga tampak beberapa Kepala OPD di lingkup Pemkab Bojongoro, Forkopimcam, Pemerintah Desa Sudah, tak ketinggalan antusias warga masyarakat Desa Sudah dan sekitarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Anwar Mukhtadlo, memberikan paparannya berbagai program beasiswa yang menjadi perhatian pada masa kepemimpinan Duet Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Wakilnya Nurul Azizah.

Suasana terasa hangat kala rombongan Bupati tiba di lokasi .dan disambut lantunan hadrah mengalun merdu menyambut kedatangan sang pemimpin, orang nomor Wahid di kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan Bupati Medhayoh kali ini tak hanya menjadi ruang silaturahmi, tetapi juga menghadirkan berbagai layanan langsung untuk masyarakat. Mulai dari Samsat keliling, pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), layanan kesehatan, donor darah, gerakan pangan murah, layanan perizinan berusaha, hingga layanan BPJS Kesehatan. Kehadiran layanan ini dimanfaatkan warga dengan baik, menciptakan suasana yang hidup dan penuh interaksi.

Baca Juga :  Serma Rustani Pantau Giat Karya Bhakti Warga Desa Binaannya

Dalam dialog yang berlangsung sangat santai namun bermakna, Bupati Setyo Wahono mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan aspirasi. Ia menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar seremoni, melainkan ruang terbuka untuk ngudo roso—menyampaikan uneg-uneg dan persoalan yang dihadapi warga.

Saya ingin ada masyarakat yang bertanya atau menyampaikan keluhannya. Kalau ada masalah, kita selesaikan bersama. Apa yang menjadi unek-unek monggo disampaikan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Nurul Azizah menegaskan bahwa pemerintah daerah saat ini memprioritaskan dua sektor utama, yakni pertanian dan kesehatan.

Di bidang pertanian, ia menyebut ada empat persoalan utama yang menjadi perhatian, yaitu ketersediaan pupuk, kebutuhan air, stabilitas harga pasca panen, serta pengendalian hama.

Sedangkan di bidang kesehatan, peningkatan layanan terus dilakukan, salah satunya di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo yang kini memiliki berbagai layanan unggulan seperti kemoterapi, layanan jantung, DSA (cuci otak), hingga stem cell.

“Dengan peningkatan tersebut, masyarakat Bojonegoro diharapkan tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah,”ungkapnya.

Kepala Desa Sudah, Agus Mukhlison, mengungkapkan rasa bangga dan syukur atas terselenggaranya kegiatan ini di desanya. Ia menyebut acara Medhayoh Bupati menjadi momen istimewa bagi masyarakat Malo.

“Semoga acara ini berjalan lancar dan tetap bisa menjadi ruang diskusi yang gayeng. Kehadiran bapak bupati dan ibu wakil bupati semoga membawa berkah bagi Kecamatan Malo, khususnya Desa Sudah,” tuturnya.

Kegiatan ditutup dengan kebersamaan sederhana namun penuh makna. Di bawah langit yang masih mendung, sebagian peserta acara duduk bersama menikmati nasi buwuhan—simbol keakraban dan kedekatan antara pemimpin dan masyarakat.

Di Desa Sudah, hujan hari itu bukan penghalang. Justru menjadi saksi hangatnya kebersamaan dan kuatnya semangat gotong royong dalam membangun Bojonegoro yang lebih baik.(Tries/Hum)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

陳元溢 風水 命理. Informationen zur ende zu ende verschlüsselung.