Sukabumi | MMCNews.Id , – Mendukung Program Kapolri, Bhayangkara Untuk Negeri, Kasetukpa Lemdiklat Polri, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto memimpin Bakti Sosial (Baksos) Kampus Polri Peduli untuk warga terdampak Covid-19 di Sukabumi, Senin (26/7/2021).
Kegiatan Baksos dilakukan di 14 titik lokasi berbeda ini diikuti Pejabat Utama Lemdiklat Polri, Pengasuh Siswa, Danmen Siswa SIP, Irvan M Ali dan Perangkat Siswa SIP Angkatan 50 Resimen Wira Satya Adhipradana (WSA) dengan mematuhi protokol kesehatan.
Kasetukpa Lemdiklat Polri, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, kegiatan ini menindaklanjuti kebijakan Bapak Kapolri yang dilaksanakan Satuan Pendidikan (Satdik) Lemdiklat yang digelar secara serentak dengan dikomandoi oleh Bapak Kalemdiklat Prof Dr H. Rycko Amelza Dahniel Msi, khusus Setukpa dengan memberikan bantuan sembako sebanyak 1000 paket kepada masyarakat Sukabumi yang terdampak PPKM ini.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara kita dan kami mengajak kepada semua untuk patuhi protokol kesehatan dengan jaga jarak, pakai masker, selalu mencuci tangan dan segera laksanakan vaksinasi di tempat- tempat yang disediakan”, jelas Kasetukpa didampingi Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni usai memberikan bantuan sembako kepada warga di Resor Prima, Desa Perbawati, Kecamatan Sukabumi.
Tampak hadir kegiatan baksos yakni, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni, Danramil Sukabumi, Kapten Inf Dadang Hasbilah, Pejabat Polres Sukabumi Kota.
Sementara Itu ditempat terpisah, Kabag Minsis Lemdiklat Setukpa Polri Kombes Pol Agung Prasetyoko baksos di Kelurahan Subang Jaya, Cikole, Kabag Diklat Kombes Pol Darmanto di
Desa Sukaresmi Cisaat.
Kemudian Kabag Bin Gadik, Kombes Pol Priyo Mujahid di Kelurahan Sriwidari Gunung Puyuh, Kabid Jemen Setukpa Lemdiklat Polri Kombes Pol Dukianta di Desa Suka Mekar, Sukaraja, Kabid Pengsos Setukpa Kombes Pol Satria Rizkiano di Desa Priangan Jaya Sukalarang, Kabid Kum Setukpa Kombes R Dedi Permadi di Desa Semplak Sukalarang dan Kabid Proftek Setukpa Polri Kombes Pol Ni Ketut W Sulandari di Desa Gede Parangngo Kadudampit.(Red/**).
Editor : Didik Sap
Berita Terkait
Keluhkan Jalan Berdebu di Panimbangjaya,Warga,Apakah Harus Menunggu Kecelakaan Dulu Pandeglang-Banten-Mmc] Sejumlah warga masyarakat dan pengguna jalan mengeluhkan kondisi Jalan Raya Desa Panimbangjaya Kecamatan Panimbang yang dipenuhi debu disepanjang jalan Kp.Babakan Kiara- pasar Panimbang.Selain mengancam kesehatan pernapasan, pekatnya debu tersebut juga mulai mengganggu jarak pandang para pengendara yang melintas di jalur jalan tersebut. Kondisi ini memicu kekhawatiran mendalam dari warga setempat.Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekesalannya terkait lambatnya penanganan polusi debu di jalur itu. “Apakah harus menunggu ada yang kecelakaan dulu baru bertindak.Apakah tidak ada penyiraman jalan yang maksimal? Padahal yang lebih diutamakan itu menjaga kesehatan masyarakat dan yang dihawatirkan takut ada yang kecelakaan,tolong di perhatikan ya pak terkait jalan yang ngebul banyak debu ini.”Keluh dan Pintanya warga dengan nada kecewa. Di tempat terpisah,awak media berhasil menemui petugas yang bertanggung jawab atas penyiraman jalan di area tersebut.Pihak penyedia air jika mengatakan.Proses penyiraman tetap berjalan ketika loading. “Untuk saat ini, kapasitasnya sekitar 2 mobil per hari, di mana satu mobil bisa digunakan untuk 4 kali putaran,kalaw perusahaan selagi tidak ada job,penyiraman tidak dilakukan.jelas petugas penyiram. Ia menambahkan bahwa jangkauan jalan yang disiram terbentang sepanjang kurang lebih 1 kilometer. “Kami mah selaku penyedia jual air dan bagian menyiram jalan saja.Biasanya kami melakukan penyiraman sekitar jam 2 siang dan jam 5 sore. Mengapa hanya 2 mobil untuk satu hari? Karena instruksi dari Kepala Plan memang segitu,Kalaw waktu dulu memang rutin dan teratur penyiramannya,tetapi untuk saat ini paling banyak cuma 2 mobil ” bebernya. Guna mendapatkan perimbangan berita awak media mencoba mendatangi lokasi PT.Varia Usaha Beton(VUB) untuk menemui pihak manajemen atau Kepala Plan. Namun sangat disayangkan,saat mencoba berkoordinasi dengan salah satu pihak terkait di lokasi agar bisa tersambung dengan pimpinan,Kepala Plan belum bisa memberikan keterangan secara resmi mengenai polemik debu jalanan ini. “Kepala Plan keadaannya lagi sibuk,Pak. Lain waktu saja kesini lagi,untuk hari ini tidak bisa.” tutur salah satu perwakilan di lokasi menirukan pesan pimpinannya. Hingga berita ini diterbitkan warga berharap pihak perusahaan terkait bisa lebih meningkatkan intensitas penyiraman jalan yang maksimal demi menjaga keselamatan berkendara serta kesehatan lingkungan masyarakat Panimbangjaya,sekaligus pelintas jalan. Juhadi Geembhol.