Aceh, Memokita.com- 1 Desember 2025 – Dalam rangka mendukung PLN melakukan pemulihan kelistrikan di Aceh, PLN Icon Plus menghadirkan dukungan konektivitas darurat melalui pemanfaatan perangkat komunikasi satelit di beberapa titik terdampak. Saat ini sudah lebih dari 40 titik rampung terpasang layanan Internet dan akan terus bertambah sesuai dengan kebutuhan dilapangan.
Kehadiran koneksi sementara ini digunakan untuk memulihkan layanan kelistrikan dan juga memberikan akses komunikasi bagi warga, relawan, dan tim tanggap darurat agar tetap terhubung serta memperlancar koordinasi bantuan di tengah situasi yang masih belum sepenuhnya stabil.
Dengan jaringan yang kembali tersambung, pemulihan layanan kelistrikan, koordinasi lintas instansi, hingga layanan kemanusiaan dapat berjalan lebih terarah dan efektif, di tengah situasi penuh keterbatasan.
Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana meyampaikan “dengan adanya konektivitas ini, kami terus besinergi lintas sektor untuk mendukung pemulihan di wilayah terdampak dapat berjalan sesuai kebutuhan dilapangan”
Dari Lokasi bencana, Direktur Operasi PLN Icon Plus, M. Soffin Hadi terjun langsung untuk memastikan setiap progress yang dilakukan sesuai dengan rencana pemulihan telekomunikasi.
“Dari penyebrangan darurat, sampai perjalanan darat selama belasan jam kami tempuh untuk memberikan konektivitas ini kepada PLN, masyarakat dan instansi lainnya. Tidak hanya di sini namun di lokasi lain juga sama kami lakukan” ucap Soffin dari titik lokasi di Desa Kapa, Kabupaten Bireuen yang terdampak cukup parah.
PLN Icon Plus mengirimkan tambahan personil dari berbagai wilayah untuk membantu pemulihan komunikasi di lokasi Aceh, saat ini sudah lebih dari 60 personil dan akan terus bertambah sebagai langkah PLN Icon Plus mendukung PLN melakukan pemulihan kelistrikan di Aceh. (@dex)
Berita Terkait
Keluhkan Jalan Berdebu di Panimbangjaya,Warga,Apakah Harus Menunggu Kecelakaan Dulu Pandeglang-Banten-Mmc] Sejumlah warga masyarakat dan pengguna jalan mengeluhkan kondisi Jalan Raya Desa Panimbangjaya Kecamatan Panimbang yang dipenuhi debu disepanjang jalan Kp.Babakan Kiara- pasar Panimbang.Selain mengancam kesehatan pernapasan, pekatnya debu tersebut juga mulai mengganggu jarak pandang para pengendara yang melintas di jalur jalan tersebut. Kondisi ini memicu kekhawatiran mendalam dari warga setempat.Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekesalannya terkait lambatnya penanganan polusi debu di jalur itu. “Apakah harus menunggu ada yang kecelakaan dulu baru bertindak.Apakah tidak ada penyiraman jalan yang maksimal? Padahal yang lebih diutamakan itu menjaga kesehatan masyarakat dan yang dihawatirkan takut ada yang kecelakaan,tolong di perhatikan ya pak terkait jalan yang ngebul banyak debu ini.”Keluh dan Pintanya warga dengan nada kecewa. Di tempat terpisah,awak media berhasil menemui petugas yang bertanggung jawab atas penyiraman jalan di area tersebut.Pihak penyedia air jika mengatakan.Proses penyiraman tetap berjalan ketika loading. “Untuk saat ini, kapasitasnya sekitar 2 mobil per hari, di mana satu mobil bisa digunakan untuk 4 kali putaran,kalaw perusahaan selagi tidak ada job,penyiraman tidak dilakukan.jelas petugas penyiram. Ia menambahkan bahwa jangkauan jalan yang disiram terbentang sepanjang kurang lebih 1 kilometer. “Kami mah selaku penyedia jual air dan bagian menyiram jalan saja.Biasanya kami melakukan penyiraman sekitar jam 2 siang dan jam 5 sore. Mengapa hanya 2 mobil untuk satu hari? Karena instruksi dari Kepala Plan memang segitu,Kalaw waktu dulu memang rutin dan teratur penyiramannya,tetapi untuk saat ini paling banyak cuma 2 mobil ” bebernya. Guna mendapatkan perimbangan berita awak media mencoba mendatangi lokasi PT.Varia Usaha Beton(VUB) untuk menemui pihak manajemen atau Kepala Plan. Namun sangat disayangkan,saat mencoba berkoordinasi dengan salah satu pihak terkait di lokasi agar bisa tersambung dengan pimpinan,Kepala Plan belum bisa memberikan keterangan secara resmi mengenai polemik debu jalanan ini. “Kepala Plan keadaannya lagi sibuk,Pak. Lain waktu saja kesini lagi,untuk hari ini tidak bisa.” tutur salah satu perwakilan di lokasi menirukan pesan pimpinannya. Hingga berita ini diterbitkan warga berharap pihak perusahaan terkait bisa lebih meningkatkan intensitas penyiraman jalan yang maksimal demi menjaga keselamatan berkendara serta kesehatan lingkungan masyarakat Panimbangjaya,sekaligus pelintas jalan. Juhadi Geembhol.