Tim LBH Madhika Tapase Desak Pihak Kecamatan Usut Dan Selesaikan Sengketa Lahan Dikuasai PT. Arta Prigel

MK, Lahat -Sumsel ,Selasa : 08 September 2026.

Tim Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Madhika Tapase bersama Ibu Gandi Hariana, ahli waris korban sengketa lahan yang dikuasai sepihak oleh PT Arta Prigel mendatangi Camat Lahat Selatan Dialis Fokal, guna mengusut Sengketa Lahan warga tersebut sudah bertahun tahun hingga pemilik lahan Meninggal Dunia tanpa ada penyelesaian yang jelas dan berkeadilan

Bermula permasalahan sejak dari tahun 1997, saat almarhum Nusri secara sah membeli tanah seluas tersebut dari Bapak Gumanti dan lahan itu telah dikelola dengan ditanami kopi. namun dikarenakan yang bersangkutan penuh kesibukan pekerjaan, lahan tersebut sempat tidak dipantau

Sekira pada tahun 2019, saat Almarhum Nusri kembali melihat Kebon kopi nya alangkah terkejut diri nya mendapati tanah /Lahan kebon miliknya sudah dikuasai sepenuhnya dan ditanami kelapa sawit oleh PT Arta Prigel. secara sepihak kemudian pihak perusahaan mengajukan untuk ganti rugi dengan sebesar Rp90 juta karena nilai yang tak sebanding ahir Pengajuan PT. Arta Prigel ditolak mentah-mentah oleh pemilik Lahan (Alm)

Penyelesaian yang adil tak kunjung tiba. masalah tersebut mengganggu pikiran almarhum Nusri hingga menghembuskan napas terakhir pada 31 Juli 2021, sengketa tanah itupun belum juga diselesaikan secara damai dan mufakat sampai saat ini Pemilik Lahat dan Ahli Waris tidak pernah menerima Ganti rugi

Mewarisi perjuangan hak milik keluarga tersebut, pada 3 September 2026 lalu, Ibu Gandi Hariana memberikan kuasa penuh kepada LBH Madhika Tapase untuk menuntaskan perkara hukum yang terkatung-katung itu.

Pertemuan dengan Camat Lahat Selatan Idialis Fokal menjadi langkah awal untuk membongkar fakta di lapangan, menegaskan bukti kepemilikan yang sah sejak 1997, serta mendesak kejelasan mengapa lahan warga bisa dikuasai tanpa prosedur yang jelas dan menelantarkan hak warga hingga bertahun-tahun lamanya.

Baca Juga :  DPO Penikaman Belum Tertangkap, Keluarga Korban Masih Trauma Dan Ketakutan Mohon Perlindungan Kepada Kapolres Nias

Pewarta : Tim PD. IWO Lahat (MAR)