Bojonegoro]MMCNews.Id, – Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia, SIK, MM, MH bersama anggota, melaksanakan bagi-bagi takjil di depan Mapolres Bojonegoro, Jalan MH. Thamrin, Selasa, (13/4/2021).
Bersama anggotanya , ia turun ke jalan memberikan takjil untuk berbuka puasa kepada warga pengguna jalan yang melintas di depan Mapolres Bojonegoro.
“Kami sengaja turun ke jalan langsung untuk bertemu dan berbagai dengan masyarakat,” kata AKBP EG Pandia, kepada wartawan, Selasa petang.
AKBP EG Pandia mengatakan, aksi bagi-bagi takjil untuk membantu para pengguna jalan tak sempat berbuka di rumah. Ia menyebutkan, kegiatan bagi-bagi takjil itu dilakukan untuk mendekatkan hubungan antara Polres Bojonegoro dengan masyarakat. Selain itu, untuk menggelorakan slogan Polres Bojonegoro Agunge Sikap Tulung Tinulung (ASTUTI) bisa diikuti anggota Polres Bojonegoro atau instansi, komunitas lain untuk berbagi.
“Kami berharap suasana aman, damai dan tertib bisa terwujud saat kita menghadapi ibadah di bulan Ramadhan ini, sehingga masyarakat Bojonegoro menjalankan ibadah puasanya dengan khusyuk,” ucap Kapolres Bojonegoro.
Pantuan dari awak media, Polres Bojonegoro menyediakan 300 bungkus takjil yang habis diberikan kepada masyarakat dalam waktu singkat. Kegiatan bagi-bagi takjil oleh aparat itu dilakukan sekaligus untuk menciptakan suasana kondusif selama bulan Ramadhan.
Pada proses pembagian takjil, pihaknya menjalankan dengan ketat protokol kesehatan agar tidak terjadi penumpukan massa yang dinilai berisiko terjadinya penyebaran virus corona. (Red/hum)
Editor : Didik Sap
Berita Terkait
Keluhkan Jalan Berdebu di Panimbangjaya,Warga,Apakah Harus Menunggu Kecelakaan Dulu Pandeglang-Banten-Mmc] Sejumlah warga masyarakat dan pengguna jalan mengeluhkan kondisi Jalan Raya Desa Panimbangjaya Kecamatan Panimbang yang dipenuhi debu disepanjang jalan Kp.Babakan Kiara- pasar Panimbang.Selain mengancam kesehatan pernapasan, pekatnya debu tersebut juga mulai mengganggu jarak pandang para pengendara yang melintas di jalur jalan tersebut. Kondisi ini memicu kekhawatiran mendalam dari warga setempat.Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekesalannya terkait lambatnya penanganan polusi debu di jalur itu. “Apakah harus menunggu ada yang kecelakaan dulu baru bertindak.Apakah tidak ada penyiraman jalan yang maksimal? Padahal yang lebih diutamakan itu menjaga kesehatan masyarakat dan yang dihawatirkan takut ada yang kecelakaan,tolong di perhatikan ya pak terkait jalan yang ngebul banyak debu ini.”Keluh dan Pintanya warga dengan nada kecewa. Di tempat terpisah,awak media berhasil menemui petugas yang bertanggung jawab atas penyiraman jalan di area tersebut.Pihak penyedia air jika mengatakan.Proses penyiraman tetap berjalan ketika loading. “Untuk saat ini, kapasitasnya sekitar 2 mobil per hari, di mana satu mobil bisa digunakan untuk 4 kali putaran,kalaw perusahaan selagi tidak ada job,penyiraman tidak dilakukan.jelas petugas penyiram. Ia menambahkan bahwa jangkauan jalan yang disiram terbentang sepanjang kurang lebih 1 kilometer. “Kami mah selaku penyedia jual air dan bagian menyiram jalan saja.Biasanya kami melakukan penyiraman sekitar jam 2 siang dan jam 5 sore. Mengapa hanya 2 mobil untuk satu hari? Karena instruksi dari Kepala Plan memang segitu,Kalaw waktu dulu memang rutin dan teratur penyiramannya,tetapi untuk saat ini paling banyak cuma 2 mobil ” bebernya. Guna mendapatkan perimbangan berita awak media mencoba mendatangi lokasi PT.Varia Usaha Beton(VUB) untuk menemui pihak manajemen atau Kepala Plan. Namun sangat disayangkan,saat mencoba berkoordinasi dengan salah satu pihak terkait di lokasi agar bisa tersambung dengan pimpinan,Kepala Plan belum bisa memberikan keterangan secara resmi mengenai polemik debu jalanan ini. “Kepala Plan keadaannya lagi sibuk,Pak. Lain waktu saja kesini lagi,untuk hari ini tidak bisa.” tutur salah satu perwakilan di lokasi menirukan pesan pimpinannya. Hingga berita ini diterbitkan warga berharap pihak perusahaan terkait bisa lebih meningkatkan intensitas penyiraman jalan yang maksimal demi menjaga keselamatan berkendara serta kesehatan lingkungan masyarakat Panimbangjaya,sekaligus pelintas jalan. Juhadi Geembhol.