Malang ] MMCnews.id – Program Kapolres Malang “SATU JIWA” Dalam Bentuk Ngopi Bareng bersama Polsek Dau dengan pemilik dan Pengunjung Cafe Kanun yang bertempat di Dusun Dermo Desa Mulyoagung Kec.Dau Kab.Malang oleh Kapolsek Dau AKP Triwik Winarni S.H.,M.H, Dalam Rangka Inplementasi Inpres No. 6 TH 2020 Tentang Pencegahan Penyebaran Covid 19 dan Mensosialisasikan untuk tidak melaksanakan kegiatan NOBAR serta menjaga situasi keamanan di Wilayah Kec. Dau Kab.Malang, Selasa 30/03/2021 pukul 18.30 s/d 19.15 wib.
Dalam Ngopi Bareng tersebut Kapolsek Dau AKP Triwik Winarni S.H.,M.H, untuk menjalin kemitraan dan Pendekatan bersama Masyarakat dalam bentuk Sambang tatap muka/ Ngopi Bareng dengan Pemilik Cafe dan pengunjung Cafe di Jl. Raya Dermo Desa Mulyoagung Kec Dau Kab Malang.
Dalam kegiatan sambang tatap muka/Ngopi Bareng Kapolsek Dau AKP Triwik Winarni S.H.,M.H, menitipkan pesan dan himbauan kepada pemikik Cafe Kanun Sdr. Farid untuk mengajak warga masyarakat mematuhi intruksi pemerintah dan bersama sama menjalankan program PPKM bersekala mikro IV, guna untuk memutus tali rantai penyebaran covid -19, sehingga masyarakat benar benar terhindar dari virus covid 19 dengan memperhatikan anjuran pemerintah dengan menjaga jarak, apabila berkomunikasi dengan orang lain. dan sering mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir setelah beraktifitas, agar Selalu menggunakan masker apabila keluar rumah .
Kapolsek Dau AKP Triwik Winarni juga menyampaikan pesan terkait, laga lanjutan pertandingan sepak bola Piala Menpora Th. 2021, yang mana Tim Kebanggaan Malang, Arema FC akan bertanding di Stadion Manahan Solo, di harapkan untuk pengelola Cafe dan pengunjung Cafe untuk tidak melaksanakan Nobar dan dihimbau untuk menonton di rumah masing – masing untuk menghindari adanya kerumunan, Papar Triwik Winarni S.H.,M.H.(Red/Ratri/Diana/Riska)
Sumber : Humas Polsek Dau
Editor : Didik Sap
Berita Terkait
Keluhkan Jalan Berdebu di Panimbangjaya,Warga,Apakah Harus Menunggu Kecelakaan Dulu Pandeglang-Banten-Mmc] Sejumlah warga masyarakat dan pengguna jalan mengeluhkan kondisi Jalan Raya Desa Panimbangjaya Kecamatan Panimbang yang dipenuhi debu disepanjang jalan Kp.Babakan Kiara- pasar Panimbang.Selain mengancam kesehatan pernapasan, pekatnya debu tersebut juga mulai mengganggu jarak pandang para pengendara yang melintas di jalur jalan tersebut. Kondisi ini memicu kekhawatiran mendalam dari warga setempat.Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekesalannya terkait lambatnya penanganan polusi debu di jalur itu. “Apakah harus menunggu ada yang kecelakaan dulu baru bertindak.Apakah tidak ada penyiraman jalan yang maksimal? Padahal yang lebih diutamakan itu menjaga kesehatan masyarakat dan yang dihawatirkan takut ada yang kecelakaan,tolong di perhatikan ya pak terkait jalan yang ngebul banyak debu ini.”Keluh dan Pintanya warga dengan nada kecewa. Di tempat terpisah,awak media berhasil menemui petugas yang bertanggung jawab atas penyiraman jalan di area tersebut.Pihak penyedia air jika mengatakan.Proses penyiraman tetap berjalan ketika loading. “Untuk saat ini, kapasitasnya sekitar 2 mobil per hari, di mana satu mobil bisa digunakan untuk 4 kali putaran,kalaw perusahaan selagi tidak ada job,penyiraman tidak dilakukan.jelas petugas penyiram. Ia menambahkan bahwa jangkauan jalan yang disiram terbentang sepanjang kurang lebih 1 kilometer. “Kami mah selaku penyedia jual air dan bagian menyiram jalan saja.Biasanya kami melakukan penyiraman sekitar jam 2 siang dan jam 5 sore. Mengapa hanya 2 mobil untuk satu hari? Karena instruksi dari Kepala Plan memang segitu,Kalaw waktu dulu memang rutin dan teratur penyiramannya,tetapi untuk saat ini paling banyak cuma 2 mobil ” bebernya. Guna mendapatkan perimbangan berita awak media mencoba mendatangi lokasi PT.Varia Usaha Beton(VUB) untuk menemui pihak manajemen atau Kepala Plan. Namun sangat disayangkan,saat mencoba berkoordinasi dengan salah satu pihak terkait di lokasi agar bisa tersambung dengan pimpinan,Kepala Plan belum bisa memberikan keterangan secara resmi mengenai polemik debu jalanan ini. “Kepala Plan keadaannya lagi sibuk,Pak. Lain waktu saja kesini lagi,untuk hari ini tidak bisa.” tutur salah satu perwakilan di lokasi menirukan pesan pimpinannya. Hingga berita ini diterbitkan warga berharap pihak perusahaan terkait bisa lebih meningkatkan intensitas penyiraman jalan yang maksimal demi menjaga keselamatan berkendara serta kesehatan lingkungan masyarakat Panimbangjaya,sekaligus pelintas jalan. Juhadi Geembhol.