Bondowoso – MMCNews.id – Komandan Kodim (Dandim) 0822 Letkol Kav. Widi Widayat, ST., memimpin Acara Korps Raport Perwira Masuk Satuan dan Acara Tradisi Wisuda Purna Tugas Prajurit TNI-AD Kodim 0822.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Jenderal Sudirman Kodim 0822 yang berlokasi di Jalan Letnan Sutarman No. 06 Kel. Kotakukon Kec. Bondowoso Kab. Bondowoso, dengan dihadiri para Perwira, Bintara, Tamtama dan ASN serta Persit KCK jajaran Kodim 0822, Jumat (04/6).
Penerimaan dan pelepasan bagi anggota merupakan acara tradisi untuk menanamkan jiwa korsa, soliditas dan kebersamaan. Bagi yang baru masuk diterima sebagai bagian baru anggota satuan yang selanjutnya dapat melaksanakan tugas dan pengabdian yang terbaik.
Sementara itu, yang sudah purna tugas dilepas sebagai akhir dari tugas sebagai Prajurit TNI AD di satuan. Namun selanjutnya pengabdian dapat dilakukan di masyarakat dengan tetap membawa jati diri sebagai bagian dari Prajurit TNI AD.
Dalam kesempatan itu, Dandim 0822/Bondowoso telah melepas 1 orang yang telah purna tugas sebagai Prajurit TNI AD yakni Kapten Inf Sugiyanto Danramil 0822/07 Maesan.
Sedangkan prajurit yang baru memasuki satuan Kodim 0822/Bondowoso yakni Kapten Inf Wawan Achyani sebagai Pasiintel dan Kapten Inf Moeljanto sebagai Pasilog Kodim 0822.
Dalam sambutan Dandim 0822/Bondowoso mengatakan, “Bahwa kegiatan tersebut sebagai wujud penghargaan dari Komando Atas kepada anggota yang telah purna tugas, di samping memberikan piagam penghargaan atas pengabdian dan dedikasi terhadap Kapten Inf Sugiyanto selama berdinas di satuan Kodim 0822.
“Acara hari ini sangat penting, di samping melepas anggota Kodim 0822 yang sebelumnya bersama kita dalam menjalankan tugas sehari-hari, saya atas nama Komandan dan Keluarga mengucapkan selamat datang kepada
Kapten Inf Wawan Achyani dan Kapten Inf Moeljanto,” ucap Dandim 0822.
Lanjut Dandim 0822, kepada anggota yang masih aktif harus banyak belajar kepada Prajurit yang telah lulus dengan baik memasuki masa pensiun tanpa pelanggaran, dalam artian sesuai aturan yang berlaku sehingga dalam memasuki masa pensiun secara terhormat.
“Sekali lagi kepada anggota yang memasuki masa pensiun selamat bergabung dengan masyarakat, tetap jaga kehormatan dan jaga cerminan diri, karena tidak dipungkiri sebagai pensiunan TNI pasti memiliki kelebihan dibandingkan dengan mayarakat yang lain. Dan tetap jalin silaturahmi,” pesan Letkol Kav. Widi Widayat, ST. (Red/Ratri)
Sumber : Pendim 0822 Bondowoso
Editor : Didik Sap
Berita Terkait
Keluhkan Jalan Berdebu di Panimbangjaya,Warga,Apakah Harus Menunggu Kecelakaan Dulu Pandeglang-Banten-Mmc] Sejumlah warga masyarakat dan pengguna jalan mengeluhkan kondisi Jalan Raya Desa Panimbangjaya Kecamatan Panimbang yang dipenuhi debu disepanjang jalan Kp.Babakan Kiara- pasar Panimbang.Selain mengancam kesehatan pernapasan, pekatnya debu tersebut juga mulai mengganggu jarak pandang para pengendara yang melintas di jalur jalan tersebut. Kondisi ini memicu kekhawatiran mendalam dari warga setempat.Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekesalannya terkait lambatnya penanganan polusi debu di jalur itu. “Apakah harus menunggu ada yang kecelakaan dulu baru bertindak.Apakah tidak ada penyiraman jalan yang maksimal? Padahal yang lebih diutamakan itu menjaga kesehatan masyarakat dan yang dihawatirkan takut ada yang kecelakaan,tolong di perhatikan ya pak terkait jalan yang ngebul banyak debu ini.”Keluh dan Pintanya warga dengan nada kecewa. Di tempat terpisah,awak media berhasil menemui petugas yang bertanggung jawab atas penyiraman jalan di area tersebut.Pihak penyedia air jika mengatakan.Proses penyiraman tetap berjalan ketika loading. “Untuk saat ini, kapasitasnya sekitar 2 mobil per hari, di mana satu mobil bisa digunakan untuk 4 kali putaran,kalaw perusahaan selagi tidak ada job,penyiraman tidak dilakukan.jelas petugas penyiram. Ia menambahkan bahwa jangkauan jalan yang disiram terbentang sepanjang kurang lebih 1 kilometer. “Kami mah selaku penyedia jual air dan bagian menyiram jalan saja.Biasanya kami melakukan penyiraman sekitar jam 2 siang dan jam 5 sore. Mengapa hanya 2 mobil untuk satu hari? Karena instruksi dari Kepala Plan memang segitu,Kalaw waktu dulu memang rutin dan teratur penyiramannya,tetapi untuk saat ini paling banyak cuma 2 mobil ” bebernya. Guna mendapatkan perimbangan berita awak media mencoba mendatangi lokasi PT.Varia Usaha Beton(VUB) untuk menemui pihak manajemen atau Kepala Plan. Namun sangat disayangkan,saat mencoba berkoordinasi dengan salah satu pihak terkait di lokasi agar bisa tersambung dengan pimpinan,Kepala Plan belum bisa memberikan keterangan secara resmi mengenai polemik debu jalanan ini. “Kepala Plan keadaannya lagi sibuk,Pak. Lain waktu saja kesini lagi,untuk hari ini tidak bisa.” tutur salah satu perwakilan di lokasi menirukan pesan pimpinannya. Hingga berita ini diterbitkan warga berharap pihak perusahaan terkait bisa lebih meningkatkan intensitas penyiraman jalan yang maksimal demi menjaga keselamatan berkendara serta kesehatan lingkungan masyarakat Panimbangjaya,sekaligus pelintas jalan. Juhadi Geembhol.