Desa  

Besi Tak Beraturan, Proyek Jalan Beton Dana Rakyat di Kecamatan Sekar Patut Disorot dan Disidak

BOJONEGORO — Pembangunan jalan rigid beton yang bersumber dari Dana Alokasi Bantuan Keuangan Khusus di wilayah Desa Klino, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, menuai keluhan warga.

Berdasarkan hasil pantauan pada 25 Maret 2026, kondisi fisik jalan yang dikerjakan telah memicu kekhawatiran masyarakat terhadap kualitas konstruksi.

Selain itu, pada tahap pemasangan tulangan, besi wire mesh tampak tidak tersusun secara rapi dan tidak menunjukkan keseragaman jarak antar anyaman. Pada beberapa titik, posisi besi terlihat tidak stabil dan tidak terikat dengan baik.

Kondisi ini menimbulkan dugaan bahwa pelaksanaan pekerjaan tidak sepenuhnya mengacu pada standar teknis konstruksi jalan beton.

Permukaan dasar juga terlihat belum sepenuhnya bersih saat pemasangan tulangan dilakukan, yang berpotensi mempengaruhi daya lekat material beton.

Sejumlah warga menyampaikan keberatan atas hasil pekerjaan tersebut. Mereka menilai kualitas jalan tidak sebanding dengan anggaran yang digunakan, mengingat proyek tersebut dibiayai dari dana publik.

“Sangat asal asalan, awal kita tegor katanya bekingan pusat, (dan proyek itu) digarap sendiri (oleh) CV suami nya lurahe,” tulis salah seorang aktivis dari wilayah Kecamatan Sekar dalam suatu komentar dari group whatsapp.

Awak media masih berusaha menggali informasi guna konfirmasi dari pihak timlak maupun konsultan pengawas, lantaran saat itu mereka tak tampak di lokasi proyek.

Hingga saat ini, belum terdapat keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun instansi terkait mengenai kondisi tersebut. Masyarakat berharap adanya peninjauan ulang serta pengawasan lebih ketat terhadap pelaksanaan proyek infrastruktur yang menggunakan anggaran yang bersumber dari pajak rakyat. (Tim)

Baca Juga :  Babinsa Koramil 01/Gunungsitoli Monitoring Penyaluran BSS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *