LAHAT | MMCNEWS – Kembali untuk yang kesekian kalinya Kantor Bupati Kabupaten Lahat di Geruduk Aksi Demo yang dilakukan oleh Gabungan Aktifis Lahat sebagai aspirasi perangkat desa yang diberhentikan semena mena oleh oknum kades yang baru dilantik beberapa waktu lalu aksi demo sekira pukul 10.30 Wib yang di Koordinatori oleh gabungan Aktifis Sumsel Bersatu (ASB) dan Gerakan Rakyat Perduli Keadilan Republik Indonesia (GRPK-RI) turut serta Lembaga Komando Anti Korupsi Republik Indonesia (LKPK-RI) berawal dari titik kumpul diLapangan MTQ secara Long March mereka menuju Kantor Bupati Lahat, Senin (21/02/2022).
Setiba di depan Kantor Bupati Lahat mereka melakukan orasi dengan mengunakan alat pengeras suara dan membentangkan beberapa spanduk dengan bertuliskan kan ” Copot SK Kades Sekarang ” usut dan tindak lanjuti kebijakan para kades yang melanggar aturan.
Disampaikan Ketua GRPK-RI Saryono Anwar.S. Sos, selaku koordinator aksi dalam orasinya menyampaikan.
“Usut dan copot SK para kades yang telah memberhentikan perangkat desa secara sepihak serta telah melantik perangkat desa yang baru tidak sesuai aturan,” tegasnya.
” Perangkat desa yang telah diberhentikan dan perangkat desa yang baru dilantik tidak mengacu kepada KepMendagri No. 67 Tahun 2017 antara lain Pemberhentian Perangkat Desa bila sudah berusia 60 tahun dan Perangkat Desa ada yang mengunduran diri atau meninggal dunia,” ungkap Saryono dalam orasinya.
Senada, Ketua LKPK-RI Nata Biro. H mengungkapkan,” pemberhentian para perangkat yang lama, di 5(lima ) desa dalam Kecamatan Tanjung Tebat, Kabupaten Lahat secara massal diberhentikan secara semena – mena tidak adanya rekomendasi dari Camat Tanjung Tebat, sehingga pelantikan perangkat desa yang baru dianggap cacat hukum,” menurut Natan.
Sementara mewakili dari beberapa perangkat desa yang melakukan aksi , SukrI mendesak Bupati Lahat agar dapat menindak lanjuti suara mereka,” karena tindakan para oknum kades yang baru dilantik mengangkat perangkat desa baru adalah orang orang kroni Kades, masih dalam satu keluarga para kades, selain itu sangat tidak wajar hal tersebut terjadi dikarekan akan berpeluang besar untuk melakukan kejahatan korupsi,” kata Sukri.
Aktifis lainnya Bung Elan Setiawan, dikenal dengan sang orator yang cinta rakyat, merasa jiwanya teriris oleh ulah para pejabat seperti camat, kades melakukan tindakan di luar aturan sehingga ia mendesak kepada Bupati Lahat agar segera turun ke lapangan untuk melakukan Cros Cek dan Klarifikasi kebenaran tidak nya yang dilakukan Pejabat bawahannya.
Ditambahkan, bila dalam waktu dekat tidak ada tindakan dari Bupati Lahat mereka akan mengeruduk beberapa kantor kecamatan seperti Kantor Camat Tanjung Tebat, Kantor Camat Kota Agung, Kantor Camat Mulak Ulu dan Kantor Camat Kikim Selatan yang diduga telah melakukan kebijakan yang salah dan disinyalir ada kerja sama kong- kalingkong bersama sama kades yang baru dilantik dalam memberhentikan Perangkat desa yang lama serta melantik perangkat desa yang baru.
Taklama Aksi berlangsung para pendemo ditanggapi melalui Kasat Pol PP Linmas dan Damkar Kabupaten Lahat Fauzan Denim. Sip. Menyampaikan kepada para aksi agar tetap tenang, dan 5(lima ) orang perwakilan dari pendemo dipersilahkan untuk negoisasi di ruang Off Room Kator Bupati Lahat dengan diminta data dan bukti.” Kita akan melakukan dialog sebagai laporan untuk disampaikan ke Bupati Lahat serta akan diselesaikan hari ini juga,” ujar Fauzan.
Nampak di lokasi sejumlah awak media yang meliput serta aparat keamanan berjaga jaga sementara aksi berjalan secara aman dan kondisi terkendali. (mar)












