Bitung | MMCNEWS, – Ipda Beny selaku Padal pengamanan Gudang Vaksin Covid – 19 Kota Bitung, bersama Personil Polres Bitung memberangkatan Vaksin Covid – 19 dan perbekalan Dinkes menuju Rumah Sakit atau Puskesmas yang akan melaksanakan Vaksin di wilayah Kota Bitung. Senin, (06/12/2021).
Beny menyebutkan, adapun dosis yang dibawa untuk tujuan Pkm Tinumbala, Astrazeneca 10 dosis 12 Vial, Sinovac 10 dosis 5 Vial, Pfizer 10 Vial, Moderna 2 Vial, sedangkan tujuan Pkm Aertembaga diantaranya, Astrazeneca 10 dosis 2 Vial,Astrazeneca 10 dosis 2 Vial, Sinovac 10 dosis 4 Vial, Pfizer 30 Vial, dan tujuan Pkm Bitung Barat yaitu Astrazeneca 10 dosis 23 Vial, Sinovac 10 dosis 10 Vial, Pfizer 25 Vial, Moderna 1 Vial, berikutnya Pkm Sagrat yakni, Sinovac 10 dosis 10 Vial, Astrazeneca 10 dosis 10 Vial, Pfizer 10 Vial, dan Pkm Paceda antara lain, Astrazeneca 10 dosis 7 Vial, Sinovac 10 dosis 10 Vial, Pfizer 10 Vial, dan untuk Pkm Danowudu :Sinovac 10 dosis 4 Vial, Astrazeneca 10 dosis 7 Vial, Pfizer 6 Vial, sedangkan Pkm Girian, Astrazeneca 10 dosis 2 Vial, Sinovac 10 dosis 5 Vial, Pfizer 20 Vial, serta Pkm Papusungan, Astrazeneca 10 dosis 5Vial, Sinovac 10 dosis 5 Vial, Moderna 1 Vial,
Selain diatas, Beny menambahkan, untuk Klinik Pol Air ada Astrazeneca 10 dosis 1 Vial, dan Klinik Polres/RSDC 19 : Astrazeneca 10 dosis1/2 = 3 Vial, Sinovac 10 dosis 1/2 = 3 Vial, sedangkan untuk RSAL Bitung ada jenis vaksin Astrazeneca 10 dosis 1 Vial, Sinovàc 10 dosis 1 Vial.
Menurut Beny, dari data yang dirangkum Jumlah Vaksin yang Keluar dari Gudang yaitu, Astrazeneca 10 dosis 73 Vial, Sinovac 10 dosis 57 Vial, Moderna 4 Vial, Pfizer 116 Vial. Sementara Vaksin yang tersisa di gudang masih ada jenis vaksin Astrazeneca 10 dosis 105 Vial, Sinovac 10 dosis 620 Vial, Moderna 7 Vial, Pfizer 168 Vial.
Sekedar diketahui, Kegiatan tersebut mendapat Pengawalan dan Pengamanan oleh Perwira pengendali serta Personil Polres Bitung yang tersprin ditiap Puskesmas dan Rumah Sakit. (Risky Ishak)
Editor ; Didik Sap
Berita Terkait
Keluhkan Jalan Berdebu di Panimbangjaya,Warga,Apakah Harus Menunggu Kecelakaan Dulu Pandeglang-Banten-Mmc] Sejumlah warga masyarakat dan pengguna jalan mengeluhkan kondisi Jalan Raya Desa Panimbangjaya Kecamatan Panimbang yang dipenuhi debu disepanjang jalan Kp.Babakan Kiara- pasar Panimbang.Selain mengancam kesehatan pernapasan, pekatnya debu tersebut juga mulai mengganggu jarak pandang para pengendara yang melintas di jalur jalan tersebut. Kondisi ini memicu kekhawatiran mendalam dari warga setempat.Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekesalannya terkait lambatnya penanganan polusi debu di jalur itu. “Apakah harus menunggu ada yang kecelakaan dulu baru bertindak.Apakah tidak ada penyiraman jalan yang maksimal? Padahal yang lebih diutamakan itu menjaga kesehatan masyarakat dan yang dihawatirkan takut ada yang kecelakaan,tolong di perhatikan ya pak terkait jalan yang ngebul banyak debu ini.”Keluh dan Pintanya warga dengan nada kecewa. Di tempat terpisah,awak media berhasil menemui petugas yang bertanggung jawab atas penyiraman jalan di area tersebut.Pihak penyedia air jika mengatakan.Proses penyiraman tetap berjalan ketika loading. “Untuk saat ini, kapasitasnya sekitar 2 mobil per hari, di mana satu mobil bisa digunakan untuk 4 kali putaran,kalaw perusahaan selagi tidak ada job,penyiraman tidak dilakukan.jelas petugas penyiram. Ia menambahkan bahwa jangkauan jalan yang disiram terbentang sepanjang kurang lebih 1 kilometer. “Kami mah selaku penyedia jual air dan bagian menyiram jalan saja.Biasanya kami melakukan penyiraman sekitar jam 2 siang dan jam 5 sore. Mengapa hanya 2 mobil untuk satu hari? Karena instruksi dari Kepala Plan memang segitu,Kalaw waktu dulu memang rutin dan teratur penyiramannya,tetapi untuk saat ini paling banyak cuma 2 mobil ” bebernya. Guna mendapatkan perimbangan berita awak media mencoba mendatangi lokasi PT.Varia Usaha Beton(VUB) untuk menemui pihak manajemen atau Kepala Plan. Namun sangat disayangkan,saat mencoba berkoordinasi dengan salah satu pihak terkait di lokasi agar bisa tersambung dengan pimpinan,Kepala Plan belum bisa memberikan keterangan secara resmi mengenai polemik debu jalanan ini. “Kepala Plan keadaannya lagi sibuk,Pak. Lain waktu saja kesini lagi,untuk hari ini tidak bisa.” tutur salah satu perwakilan di lokasi menirukan pesan pimpinannya. Hingga berita ini diterbitkan warga berharap pihak perusahaan terkait bisa lebih meningkatkan intensitas penyiraman jalan yang maksimal demi menjaga keselamatan berkendara serta kesehatan lingkungan masyarakat Panimbangjaya,sekaligus pelintas jalan. Juhadi Geembhol.