Bojonegoro – Proyek penggantian jembatan box culvert yang satu paket dengan pelebaran jalan, pada ruas jalan poros penghubung Kecamatan Padangan dengan Tambakrejo, tepatnya masih turut wilayah Desa Sonorejo, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, patut disorot publik.
Pasalnya, proyek yang menelan anggaran dari hasil pajak rakyat itu ditemukan sejumlah titik pekerjaan yang diduga spesifikasinya mencurigakan.
Berdasarkan pantauan awak media di lokasi proyek, pada sejumlah titik pelebaran jalannya ditemukan jumlah besi strauss pile hanya 5 batang saja, pada Sabtu (13/12/2025).
Publik mempertanyakan pekerjaan yang sumber dananya dari pajak rakyat tersebut justru kenapa dikerjakan dengan cara yang diduga terkesan asal.
Menyikapi hal tersebut, Lamin salah seorang aktifis Lembaga Formasta Bojonegoro turut angkat suara, dirinya mengungkapkan kekecewaan terhadap ngawurnya pekerjaan tersebut.
“Secara kasat mata saja sudah kelihatan asal, asal bikin dan asal ada, sulit memenuhi fungsinya. Dimana konsultan pengawas?. Jika tidak ada tindak lanjut dan perbaikan, maka indikasi unsur permufakatan jahat untuk mengambil untung dan merugikan negara terpenuhi,” tegasnya.
Awak media telah berusaha mencoba hendak mengonfirmasi pada pihak pelaksana maupun konsultan pengawas, tapi ketika itu mereka tidak berada di lokasi proyek, pada Sabtu (13/12/2025).
Selanjutnya awak media juga akan mengonfirmasi hal tersebut kepada Kepala Dinas PU Bina Marga dan Kabid Jembatan.
(Tim)












