Karangasem, Memokita.com-30 Desember 2024 – PT PLN (Persero) UIP JBTB telah menyelenggarakan Acara Serah Terima Program TJSL PT PLN (Persero) UIP JBTB Tahun 2024 Bantuan Pembangunan Sumur Bor Desa Culik, Kec. Abang, Kab. Karangasem, Bali. Acara ini dihadiri oleh Dian Hermansyah, Asman Komunikasi dan TJSL PLN UIP JBTB, Tim TJSL PLN UIP JBTB, Tim TJSL UPP JBTB 4 Bali dan I Wayan Putu Sedana, Perbekel Desa Culik.
Pada kesempatan terpisah, Eko Rahmiko, Senior Manager Perizinan Pertanahan dan Komunikasi selaku Kuasa General Manager PT PLN (Persero) UIP JBTB menjelaskan bahwa Program TJSL PLN Tahun 2024 ini merupakan salah satu bentuk realisasi dari Program Induk Bantuan Pengelolaan Penyaluran Air Bersih yang mengacu pada Pilar Pembangunan Lingkungan untuk mendukung tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Suistainable Development Goals (SDGS) 6 yaitu Air Bersih & Sanitasi Layak.
“Bantuan TJSL PLN Peduli yang telah diberikan kepada Desa Culik adalah pembangunan sumur bor, tambah daya listrik untuk keperluan operasional sumur bor dan penyediaan penampungan dan penyaluran air bersih,” jelas Eko.
“Program PLN Peduli ini sebagai wujud kepedulian sosial dan lingkungan di sekitar pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bertujuan PLN ikut berperan serta dalam tercukupinya kebutuhan air bersih warga Desa Culik, menciptakan peningkatan kualitas hidup masyarakat karena ketersediaan air bersih dan mendukung komitmen masyarakat desa dalam upaya pengelolaan lingkungan dan alam,” tambah Eko.
Dian Hermansyah, Asman Komunikasi dan TJSL PLN UIP JBTB mengatakan PLN UIP JBTB dalam melakukan bantuan Program TJSL dilatarbelakangi oleh bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan PT PLN (Persero) UIP JBTB di daerah ring 1 Pembangunan SUTT 150 kV Kubu – Amlapura.
“Dengan adanya bantuan dari Program TJSL PLN Peduli ini, semoga dapat memberikan dukungan positif bagi Pemerintah Desa Culik untuk mewujudkan keberhasilan program penyediaan dan penyaluran kebutuhan air bersih untuk warga Desa Culik,” jelas Dian.
I Wayan Putu Sedana, Perbekel Desa Culik, mengucapkan terima kasih kepada PT PLN (Persero) UIP JBTB atas Bantuan Pembangunan Sumur Bor Desa Culik melalui program TJSL PLN Peduli ini.
“Sinergitas tinggi dan kolaborasi yang baik antara PLN UIP JBTB dan Pemerintah Desa Culik mampu menumbuhkan citra positif PLN sebagai BUMN yang peduli terhadap program lingkungan yakni penyediaan air bersih untuk kebutuhan aktivitas sehari – hari yang memang untuk saat ini sangat dibutuhkan oleh warga Desa Culik,” tutup I Wayan. (Dex)
Berita Terkait
Keluhkan Jalan Berdebu di Panimbangjaya,Warga,Apakah Harus Menunggu Kecelakaan Dulu Pandeglang-Banten-Mmc] Sejumlah warga masyarakat dan pengguna jalan mengeluhkan kondisi Jalan Raya Desa Panimbangjaya Kecamatan Panimbang yang dipenuhi debu disepanjang jalan Kp.Babakan Kiara- pasar Panimbang.Selain mengancam kesehatan pernapasan, pekatnya debu tersebut juga mulai mengganggu jarak pandang para pengendara yang melintas di jalur jalan tersebut. Kondisi ini memicu kekhawatiran mendalam dari warga setempat.Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekesalannya terkait lambatnya penanganan polusi debu di jalur itu. “Apakah harus menunggu ada yang kecelakaan dulu baru bertindak.Apakah tidak ada penyiraman jalan yang maksimal? Padahal yang lebih diutamakan itu menjaga kesehatan masyarakat dan yang dihawatirkan takut ada yang kecelakaan,tolong di perhatikan ya pak terkait jalan yang ngebul banyak debu ini.”Keluh dan Pintanya warga dengan nada kecewa. Di tempat terpisah,awak media berhasil menemui petugas yang bertanggung jawab atas penyiraman jalan di area tersebut.Pihak penyedia air jika mengatakan.Proses penyiraman tetap berjalan ketika loading. “Untuk saat ini, kapasitasnya sekitar 2 mobil per hari, di mana satu mobil bisa digunakan untuk 4 kali putaran,kalaw perusahaan selagi tidak ada job,penyiraman tidak dilakukan.jelas petugas penyiram. Ia menambahkan bahwa jangkauan jalan yang disiram terbentang sepanjang kurang lebih 1 kilometer. “Kami mah selaku penyedia jual air dan bagian menyiram jalan saja.Biasanya kami melakukan penyiraman sekitar jam 2 siang dan jam 5 sore. Mengapa hanya 2 mobil untuk satu hari? Karena instruksi dari Kepala Plan memang segitu,Kalaw waktu dulu memang rutin dan teratur penyiramannya,tetapi untuk saat ini paling banyak cuma 2 mobil ” bebernya. Guna mendapatkan perimbangan berita awak media mencoba mendatangi lokasi PT.Varia Usaha Beton(VUB) untuk menemui pihak manajemen atau Kepala Plan. Namun sangat disayangkan,saat mencoba berkoordinasi dengan salah satu pihak terkait di lokasi agar bisa tersambung dengan pimpinan,Kepala Plan belum bisa memberikan keterangan secara resmi mengenai polemik debu jalanan ini. “Kepala Plan keadaannya lagi sibuk,Pak. Lain waktu saja kesini lagi,untuk hari ini tidak bisa.” tutur salah satu perwakilan di lokasi menirukan pesan pimpinannya. Hingga berita ini diterbitkan warga berharap pihak perusahaan terkait bisa lebih meningkatkan intensitas penyiraman jalan yang maksimal demi menjaga keselamatan berkendara serta kesehatan lingkungan masyarakat Panimbangjaya,sekaligus pelintas jalan. Juhadi Geembhol.