Bojonegoro -Jumlah desa penerima program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) tahun ini bertambah, dari 28 desa menjadi 35 desa.
Tambahan itu muncul setelah target dari pemerintah pusat, karena ada peralihan dari kabupaten/kota lain yang tak memenuhi kuota.
kepala Kantor (Kokan) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bojonegoro Sigit Rahmawan Adhi menyampaikan ada dua output atau luaran dalam program PTSL.yakni,peta bidang tanah (PBT) dan sertifikat hak atas tanah (SHAT).
Sementara untuk tahun ini awalnya mendapatkan target 9009 hektare (ha)PBT dan 22 ribu SHAT.Namun bertambah 3000 atau menjadi 25 ribu SHAT.”Karena ada Kabupaten/Kota yang tidak memenuhi target kuota, sehingga dialihkan dan Bojonegoro mendapatkan ini,”kata Sigit.
Dia menjelaskan,PTSL tahun ini awalnya menyasar 28 desa. Meliputi Desa Bourno,Pasinan,Banjaranyar, Kalisari dan lebaksari, kecamatan Baurno; Desa Sido Mukti, Cengkir,Simorejo dan Mudung, Kecamatan Kepohbaru dan Desa Sambong rejo dan Mejuwet Kecamatan Sumberjo.
Kemudian Desa Sekaran, Kecamatan Balen, Desa Sroyo, Kecamatan Kanor:Desa Drokilo dan Duwel Kecamatan Kedungadem, Desa Wedoro dan trate Kecamatan Sugihwaras Desa Sidorejo, Kecamatan Soko sewu, serta Desa Ngampel dan Kalianyar, Kecamatan Kapas.
Selanjutnya Desa Mulyo agung Kecamatan Bojonegoro; Desa Cekungklung Kecamatan Gayam; Desa ngantru,Trenggulunan dan Tengger, Kecamatan Ngasem serta Desa Padangan,Tebon, dan Ngeper; Kecamatan Padangan.
Namun karena ada tambahan target PTSL tahun ini menyasar 35 desa, penambahan desa tersebut antara lain didesa/Kecamatan Gondang; Desa Banaran Kecamatan Malo dan Desa Sekaran dan Batokan Kecamatan Kasiman,
Kemudian Desa Talok dan Panjunan Kecamatan Kalitidu serta Desa Sono rejo Kecamatan Padangan.Sigit menambahkan pihaknya juga tengah berupaya menyelesaikan kekurangan desa desa yang belum tersentuh PTSL sama sekali.
Target di 2027 selesai.Nanti jika memungkinkan dari segi anggaran juga menyelesaikan desa yang pernah tersentuh tapi parsial, belum semua, khusus di2017 sampai 2022/2023 karena PTSL ini kan sistematis yang lengkap “, Jelasnya.(Tries)












